Kamis, 19 November 2009

Curhat dengan Pak Yono, tentang Kelinci Pedaging

Pelit ilmu pelit duit, kelilit tipu idih sengit ! maksudnya?? :D Yaa, intinya kalau dapat ilmu atau rezeki enaknya kan berbagi sama orang banyak, agar lebih meluas nikmatnya ke banyak tempat.
Itu juga yang kami rasakan ketika sering-sering berdiskusi dengan Bapak Yono C. Raharja (biasa dipanggil Pak Yono), seorang peneliti di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Bogor, Jawa Barat. Bulan Februari silam beliau juga berperan penting sebagai juri dan pembuka acara Kontes Kelinci Nasional di Gedung UC UGM, Yogyakarta. Beliau cenderung bijak disebut sebagai ilmuwan yang berpengalaman dan terbuka untuk berbagai masalah masyarakat, baik hewan ternak secara umum maupun kelinci secara khusus. Salah satu program yang digalakkan beliau adalah Kampung Kelinci di Jawa Tengah, yang mana 60% mata pencaharian penduduk kampung tersebut adalah berternak kelinci.


Gambar 1. Suasana diskusi para pengunjung dengan Pak Yono, pada acara Kontes Kelinci di UC UGM Yogya, Februari 2009 lalu.

Pengalaman adegan curhat kami yang berkesan dengan beliau beberapa waktu lalu adalah mengenai kelinci pedaging.

313 K : ”Pak Yono, menurut pengalaman dan pengetahuan Bapak, sebenarnya kelinci
ras apa yang paling cocok untuk diternakkan sebagai kelinci pedaging di
Indonesia? Apakah Flem (Flemish Giant) ?”.

P.Yono :”Nah itu. Kenapa ya, semua orang selalu berpikiran pedaging itu kearah ras
Flam-Flem terus?”

313 K :”Mungkin karena pandangan masyarakat umum sudah terpatok, untuk pedaging ya harus besar-besar kali ya Pak?”.

P.Yono : ”Padahal ya, dari segi bentuk saja, ras Flemish itu kepala dan tengkoraknya
besar (berat), kulitnya banyak, dan memiliki sifat sensitif. Sehingga kalau
untuk pedaging yang dijual kiloan ya rugi, dagingnya memang kelihatan
banyak tapi kurang efektif dari segi produksi, banyak yang kebuang plus
resiko”.

313 K : ”Ooh, begitu. Lalu, kalau demikian, ras apa yang disarankan oleh Bapak
sebagai kelinci pedaging yang ideal ?”

P.Yono : ”Kalau Saya ya, menyarankan ras Newzealand White, ia punya ukuran tubuh
besar, kepala sedang, kulit tidak banyak, dan keunggulan lain dari ras ini itu
jumlah anakannya kontinu dan sama rata, jarang ada kasus 6 ekor =isi 4 besar 2
kecil, jadi kemungkinan selamat sampai besar itu tinggi. Sifatnya juga enak,
tidak sensitif, kulit dan rambutnya kan putih, bisa diproses warna apa saja
kalau mau di-bisniskan juga”.


Gambar 2. Ras New Zealand White

313 K : ”Hoooh...begitu. Hmm..masuk akal sekali, mungkin boleh kita pelajari dulu untuk diternakkan dan dipopulerkan. Terimakasih atas ilmunya ya Pak”

P.Yono : ”Iya, iya. Sama-sama Mas. Kalau mau, gabung aja di HIMAKINDO
(Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia), bisa kontak Saya via e-mail
dan download jurnal-jurnal penelitian di balai. ”.

313 K : “Wah, boleh sekali itu. InsyaAllah Saya gabung. Sekali lagi, terimakasih”

P.Yono : ”Ok, kami tunggu”

Kurang lebih demikian diskusi kami dengan beliau saat ketemu pertamakali di Yogyakarta, beliau juga terbuka untuk diskusi di forum HIMAKINDO dan kalau ada waktu via telepon/sms. Semoga secuplik curhat ini bermanfaat untuk para pembaca.

Jumat, 13 November 2009

Kelinci yang Dijual Bulan November (Part I) 2009

Mohon maaf untuk para pelanggan terhormat, bulan Oktober hingga pertengahan bulan November ini Alhamdulillah banyak pembeli dan pengiriman, sehingga stok kelinci di kandang 313 Kelinci cepat habis (senangnya.. :D) terutama untuk anakan. Hmm..ternyata Fuzzy Lop banyak juga yg cari ya, sementara SOLD OUT. Dan maaf juga untuk Netherland Dwarf belum berkembang banyak. Jadi, untuk Nov Part I, stok yg ada sementara sebagai berikut :



A1. English Angora Jantan 6 bulan (habis cukur bersih)


A2. English Angora Jantan 6 bulan (habis cukur bersih) SOLD


A3. English Angora Jantan 6 bulan (rambut baru sudah tumbuh)


D1. Dutch hitam Betina 8 bulan (lincah nan gesit!)


R1. Rex Betina 6 bulan, Harlequin terang


R2. Rex Betina 6 bulan, Broken Coklat sebagian Hitam

bagi yang berminat, seperti biasa silahkan kontak kami via mail, chat, sms, atau telp. Jangan lupa cantumkan nama, asal, dan alamat mail kalau ada. Terimakasih :)

Rabu, 11 November 2009

PESTA PATOK di Cibinong-Bogor, Pameran dan Kontes Kelinci tgl 17-19 Nov 2009

Tiba-tiba, kami mendapat e-mail urgent dari Bapak Yono C. Raharja (kami memanggilnya Pak Yono saja...) selaku pengelola HIMAKINDO (Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia, boleh lho gabung) dan Peneliti di Balai Penelitian Ternak (BALITNAK)yang berpusat di Bogor. Ternyata ada berita penting !

Pesan dari Beliau begini... :

Dinas Peternakan (Disnak) Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Barat akan menyelenggarakan PESTA PATOK : pameran seluruh jenis ternak, di pusat Pasar Ikan Higienis/Raiser, di Jln. Jakarta-Bogor, KM 48, Kel. Nanggewer Mekar, Kec. Cibinong, Kab. Bogor.

Pameran itu akan diikuti seluruh Dinas Peternakan di Jawa Barat, dan akan diselenggarakan selama tiga hari,yakni tanggal 17-19 November 2009. Kontes Kelinci sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2009 mulai pukul 10.00 WIB. Pendaftaran akan ditutup pada pukul 09.30 WIB pada hari H (disarankan daftarnya tetap di awal saja ya...). Rencananya pameran itu akan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan, dan akan dihadiri oleh seluruh Bupati dan Wali kota se-Jabar... Wooow... ;)

Sehubungan dengan acara tersebut, Pemda Kab. Bogor melalui Dinas Peternakan mengajak HIMAKINDO dan masyarakat untuk turut serta memeriahkan pesta tersebut melalui kegiatan:
1. Pameran dan Penjualan Kelinci
2. Kontes Kelinci, yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat dan Piala Bupati Bogor dan piala-piala bergengsi lainnya.

Yang akan diperlombakan adalah :
1. Kelinci Rex
2 Kelinci Angora
3. Netherland Dwarf
4. Lops
5 Giant-pedaging dan
6. Hias Favorit (khusus memperebutkan Piala Gubernur).
Kriteria penilaian untuk ke 5 jenis kelinci pertama akan kami susulkan.

Khusus untuk kriteria kelinci Hias-favorit ditentukan berdasarkan keindahan, kebagusan, dan ketertarikan penilai. Penilai atau jurinya adalah seluruh peserta kontes (BUKAN pengunjung !).

Anggota HIMAKINDO dan masyarakat dapat mendaftar untuk Pameran dan Kontes Kelinci. Adapun biayanya adalah:
1. Kontes kelinci: Pendaftaran dari tanggal 10-16 November 2009 (melalui email)
a. Anggota Himakindo Rp. 50.000,- per ekor ternak kontes
b. Non (bukan) anggota Rp. 75.000,- per ekor ternak kontes
c. Pendaftaram on the spot (pada hari H, ditempat acara) Rp. 125.000,- per ekor ternak kontes - hanya sampai pukul 09.30!

Sedangkan untuk Pameran dan penjualan Ternak, peserta di pungut biaya sebagai berikut:
1. Rp. 3000,- per ekor untuk lokasi di dalam gedung.
2. Rp. 1000,- per ekor untuk lokasi di luar gedung.

Bapak/Ibu/Anggota HIMAKINDO dan masyarakat yang berminat untuk mengikuti kontes dan pameran silahkan mendaftar melalui email: susanawijaya@yahoo.com.au atau kepada syarifuddin.simanjuntak@gmail.com dan mentransfer biaya melalui rekening Bank Syariah Mandiri sebagai berikut: No. Account: 0787022281 atas nama Elizabeth Juarini, BSM KC Tajur, Bogor.

Sekian dulu berita terkini, bila ada perubahan akan segera dikomunikasikan/diinformasikan kembali.
Terimaksih.
Salam.

313 KELINCI © 2008 Por *Templates para Você*