Senin, 01 Februari 2010

Buku Idaman 313 Kelinci Akhirnya Datang ;)

Wah, lama juga tidak up load artikel di blog kesayangan ini.

Sekedar mau share dengan pengunjung 313 Kelinci. Kalau tidak salah, kami pengelola 313 Kelinci, menerima kiriman yang kami tunggu-tunggu dari ARBA (American Rabbit Breeders Association). Sebagai orang yang mengaku penggemar kelinci, harusnya pahamlah bagaimana reputasi ARBA. Selain ARBA memang ada BRC (British Rabbit Council), yang juga merupakan kiblat untuk kualitas dan standar kelinci. Termasuk bagi 313 Kelinci.


gambar 1. amplop kiriman dengan jasa USPS

Apa itu kiriman yang 313 Kelinci nantikan? Apalagi kalau bukan buku yang sudah kami pesan lama. Buku "Standard of Perfection" dan "Registar's Study Guide". Buku itu akhirnya datang tanggal 5 Januari, 5 minggu sejak pemesanan. Maklum, kami pilih jasa pengiriman yang biayanya paling murah. He..he..he..

Apa sih istimewanya buku itu? Mending pesan kelinci aja dari ARBA. Mungkin itu sebagian pemikiran beberapa orang yang tidak paham. Begini, "Standard of Perfection" itu isinya standar-standar kualitas kelinci. Umumnya secara morfologi dan morfometrinya. Standar penilaian dalam kontes dan lain sebagainya. Untuk semua breed yang diakui ARBA. Jadi, buku ini sangat penting. Apa guna kita impor kelinci dari luar negeri, kalau ternyata kelinci kita ternyata bukan kelinci yang memenuhi standar kualitas untuk breed yang kita pesan? Mending beli kelinci hasil budidaya di Indonesia, tapi tetuanya kita tahu dan memang memenuhi kriteria dan standar yang betul. Asal tahu saja, kelinci yang dikembangkan di Indonesia ini dulu tetuanya juga impor kan? 313 Kelinci menyadari memang mungkin perlu kita impor indukan dari luar (America, Belgia, Inggris, dll), tapi bukan berarti segala-galanya. Tidak ada arti kalau kita beli kelinci yang amburadul karena kita tidak tahu kualitas barangnya. Sudah mahal-mahal, malah hanya buang-buang duit. Betul tidak??

gambar 2. tampak luar buku (kiri), tampak isi buku (kanan)

Buku kedua, "Registar's Study Guide" itu apaan? Buku ini sebenarnya seperti buku ujian bagi peternak. Terutama setelah membaca buku "Standard of Perfection". Untuk menguji seberapa paham kita dengan isi buku "Standard of Perfection". Selain itu, bisa dibilang "Registar's Study Guide" ini ibarat buku latihan untuk menjadi juri. Kalau sudah paham buku ini, orang ini layak meregister dan menentukan seekor kelinci itu sesuai standar atau tidak. Bahasa umumnya, kelinci ini asli atau tidak.

gambar 3. form pemesanan dan katalog dari ARBA

Jadi, moga buku ini manfaat. Bagi yang berminat, bisa langsung pesan saja ke ARBA ;) Jadi, kita semua tidak perlu banyak omong dan sesumbar dengan kelinci kita masing-masing sebelum kita tahu seberapa jauh kualitas sebenarnya. Dan jangan latah menjelek-jelekkan peternak lain. 313 Kelinci berusaha memperoleh kedua buku ini, untuk tujuan menguasai betul tentang seluk-beluk kelinci, terutama yang 313 Kelinci biakkan di kandang 313 Kelinci. Ujung-ujungnya untuk menjaga kepuasan pelanggan dan meningkatkan kualitas 313 Kelinci. Syukur-syukur bisa menular ke semua penggemar kelinci ;)

Kamis, 19 November 2009

Curhat dengan Pak Yono, tentang Kelinci Pedaging

Pelit ilmu pelit duit, kelilit tipu idih sengit ! maksudnya?? :D Yaa, intinya kalau dapat ilmu atau rezeki enaknya kan berbagi sama orang banyak, agar lebih meluas nikmatnya ke banyak tempat.
Itu juga yang kami rasakan ketika sering-sering berdiskusi dengan Bapak Yono C. Raharja (biasa dipanggil Pak Yono), seorang peneliti di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Bogor, Jawa Barat. Bulan Februari silam beliau juga berperan penting sebagai juri dan pembuka acara Kontes Kelinci Nasional di Gedung UC UGM, Yogyakarta. Beliau cenderung bijak disebut sebagai ilmuwan yang berpengalaman dan terbuka untuk berbagai masalah masyarakat, baik hewan ternak secara umum maupun kelinci secara khusus. Salah satu program yang digalakkan beliau adalah Kampung Kelinci di Jawa Tengah, yang mana 60% mata pencaharian penduduk kampung tersebut adalah berternak kelinci.


Gambar 1. Suasana diskusi para pengunjung dengan Pak Yono, pada acara Kontes Kelinci di UC UGM Yogya, Februari 2009 lalu.

Pengalaman adegan curhat kami yang berkesan dengan beliau beberapa waktu lalu adalah mengenai kelinci pedaging.

313 K : ”Pak Yono, menurut pengalaman dan pengetahuan Bapak, sebenarnya kelinci
ras apa yang paling cocok untuk diternakkan sebagai kelinci pedaging di
Indonesia? Apakah Flem (Flemish Giant) ?”.

P.Yono :”Nah itu. Kenapa ya, semua orang selalu berpikiran pedaging itu kearah ras
Flam-Flem terus?”

313 K :”Mungkin karena pandangan masyarakat umum sudah terpatok, untuk pedaging ya harus besar-besar kali ya Pak?”.

P.Yono : ”Padahal ya, dari segi bentuk saja, ras Flemish itu kepala dan tengkoraknya
besar (berat), kulitnya banyak, dan memiliki sifat sensitif. Sehingga kalau
untuk pedaging yang dijual kiloan ya rugi, dagingnya memang kelihatan
banyak tapi kurang efektif dari segi produksi, banyak yang kebuang plus
resiko”.

313 K : ”Ooh, begitu. Lalu, kalau demikian, ras apa yang disarankan oleh Bapak
sebagai kelinci pedaging yang ideal ?”

P.Yono : ”Kalau Saya ya, menyarankan ras Newzealand White, ia punya ukuran tubuh
besar, kepala sedang, kulit tidak banyak, dan keunggulan lain dari ras ini itu
jumlah anakannya kontinu dan sama rata, jarang ada kasus 6 ekor =isi 4 besar 2
kecil, jadi kemungkinan selamat sampai besar itu tinggi. Sifatnya juga enak,
tidak sensitif, kulit dan rambutnya kan putih, bisa diproses warna apa saja
kalau mau di-bisniskan juga”.


Gambar 2. Ras New Zealand White

313 K : ”Hoooh...begitu. Hmm..masuk akal sekali, mungkin boleh kita pelajari dulu untuk diternakkan dan dipopulerkan. Terimakasih atas ilmunya ya Pak”

P.Yono : ”Iya, iya. Sama-sama Mas. Kalau mau, gabung aja di HIMAKINDO
(Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia), bisa kontak Saya via e-mail
dan download jurnal-jurnal penelitian di balai. ”.

313 K : “Wah, boleh sekali itu. InsyaAllah Saya gabung. Sekali lagi, terimakasih”

P.Yono : ”Ok, kami tunggu”

Kurang lebih demikian diskusi kami dengan beliau saat ketemu pertamakali di Yogyakarta, beliau juga terbuka untuk diskusi di forum HIMAKINDO dan kalau ada waktu via telepon/sms. Semoga secuplik curhat ini bermanfaat untuk para pembaca.

Jumat, 13 November 2009

Kelinci yang Dijual Bulan November (Part I) 2009

Mohon maaf untuk para pelanggan terhormat, bulan Oktober hingga pertengahan bulan November ini Alhamdulillah banyak pembeli dan pengiriman, sehingga stok kelinci di kandang 313 Kelinci cepat habis (senangnya.. :D) terutama untuk anakan. Hmm..ternyata Fuzzy Lop banyak juga yg cari ya, sementara SOLD OUT. Dan maaf juga untuk Netherland Dwarf belum berkembang banyak. Jadi, untuk Nov Part I, stok yg ada sementara sebagai berikut :



A1. English Angora Jantan 6 bulan (habis cukur bersih)


A2. English Angora Jantan 6 bulan (habis cukur bersih) SOLD


A3. English Angora Jantan 6 bulan (rambut baru sudah tumbuh)


D1. Dutch hitam Betina 8 bulan (lincah nan gesit!)


R1. Rex Betina 6 bulan, Harlequin terang


R2. Rex Betina 6 bulan, Broken Coklat sebagian Hitam

bagi yang berminat, seperti biasa silahkan kontak kami via mail, chat, sms, atau telp. Jangan lupa cantumkan nama, asal, dan alamat mail kalau ada. Terimakasih :)

313 KELINCI © 2008 Por *Templates para Você*